Bagaimana Teks Tersembunyi Diciptakan dan Cara Mendeteksinya

Bagaimana Teks Tersembunyi Diciptakan dan Cara Mendeteksinya

Teks dan latar belakang sama

Teks putih pada latar belakang putih adalah salah satu metode tertua dan paling mudah dideteksi. Cukup menyoroti halaman dapat mengekspos teks ini dengan ctrl + a atau anda selalu dapat memeriksa kode sumbernya.

Menonaktifkan css juga bisa mengekspos ini tapi menggunakan atribut warna font sekolah tua dari tag html 4 <font> masih akan menyembunyikan konten karena tidak menggunakan css.

Css teks tersembunyi

Css dapat menyembunyikan konten dengan berbagai cara, seperti menggunakan display properti: none, visibility: hidden, height: 0, width: 0, text-spacing: -1000, dll. Ini dapat dengan mudah terpapar dengan menonaktifkan css atau hanya melihat sumbernya. Kode.

Javascript dapat mengontrol properti ini sehingga juga disarankan untuk menonaktifkan javascript dan juga untuk melihat konten tersembunyi apa pun. Jika anda tidak tahu cara menonaktifkan css, anda bisa menggunakan web developer toolbar oleh chris pedrick.

Deteksi agen pengguna

Server side scripting languages ​​(seperti php, asp / .net, jsp, cold a fusion, perl, node.js, dll) yang mendeteksi agen pengguna biasanya akan digunakan untuk menentukan browser web yang anda gunakan. Ini juga bisa digunakan untuk mendeteksi bot search engine. Saat googlebot, atau mesin telusur lainnya, terdeteksi, versi yang berbeda dari halaman dikirim. Bila dilihat di kode sumber, anda bahkan tidak bisa melihat konten tersembunyi. Satu-satunya cara untuk mengidentifikasi apakah jenis konten ini ada adalah mengubah agen pengguna browser anda untuk meniru bot mesin pencari. Ada banyak plugin web browser yang dapat anda instal untuk membantu mengubah agen pengguna browser web dan berpura-pura menjadi mesin pencari.

Deteksi alamat ip

Serupa dengan deteksi agen pengguna, alamat ip terdeteksi sebagai gantinya. Setiap permintaan ke halaman web berasal dari alamat ip dan ada beberapa alamat ip yang diketahui dari mesin pencari dimana script sisi server juga dapat digunakan untuk menentukan apakah pengunjung adalah crawler mesin pencari. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan google translate, atau melihat cache google. Metode deteksi yang terakhir tidak akan bekerja jika halaman cloaking menggunakan tag meta noarchive. Metode ini juga menjadi problematis bagi pengembang cloaking konten karena sulit untuk menemukan daftar alamat ip yang sangat lengkap yang digunakan mesin pencari.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*